Peserta Rapat Virtual di Microsoft Teams Bisa Pakai Avatar Meta

idtheftquiz.org/ – rong>KOMPAS.com– Meta dan Microsoft menjalin kerja sama dengan mengintegrasikan platform rapat virtual masing-masing, yaitu Microsoft Teams dan Horizon Workrooms. Peserta rapat dari kedua platform itu bisa berinteraksi langsung melalui jagat meta .

Sebagai bagian dari kerja sama ini, aplikasi Microsoft Teams akan bisa diakses menggunakan headset virtual reality ( VR ) Meta, seperti Quest 2 dan Quest Pro. Pengguna Teams juga bisa menggunakan avatar Meta dalam rapat virtual.

Pengumuman ini diungkap oleh Jeff Teper selaku President of Microsoft Collaborative Apps and Platforms di blog resmi Microsoft.

“Sebagai perusahaan (berbasis) platform, pendekatan (yang) kami (pilih) terkait produktivitas dan kolaborasi di tempat kerja adalah memastikan pengalaman software kami dapat bermanfaat bagi pengguna,” jelas Jeff.

“Dengan semangat itu, hari ini kamu mengumumkan (bahwa) kamu bermitra dengan Meta untuk memberi pelanggan lebih banyak pilihan dan keamanan saat menjelajah (dunia) metaverse,” papar Jeff, dihimpun KompasTekno dari blog resmi Microsoft.

Bagi Meta, kerja sama ini akan memperluas ekosistem metaverse yang sedang dibangun, serta meningkatkan pengalaman produktivitas headset VR mereka. Sementara bagi Microsoft, Meta dinilai sebagai “kunci” untuk mendekatkan kepada visinya menuju metaverse.

Seperti disebut di atas, melalui kerja sama ini pengguna Microsoft Teams akan bisa berinteraksi dengan pengguna layanan Horizon Workroom, aplikasi kantor berbasis VR yang dapat dijadikan sarana tatap muka secara online buatan Meta

“Kini, Anda (pengguna) akan dapat terhubung, saling berbagi, dan berkolaborasi layaknya melakukan pertemuan secara langsung,” papar CEO Microsoft Satya Nadella di acara konferensi Meta Connect, Rabu (12/10/2022).

Selain Microsoft Teams, layanan produktivitas Microsoft lainnya, Microsoft 365 juga dapat diakses melalui perangkat VR. Sehingga pengguna untuk berinteraksi di Microsoft Word, Excel, Powerpoin, dan Outlook melalui headset VR.

Tujuan penggabungan ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan memungkinkan pengguna untuk saling berkreasi, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan cara yang benar-benar baru.

Namun, integrasi Microsoft 365 ke perangkat VR tidak serta-merta membuat aplikasi VR baru, namun lebih ke menghadirkan layanan 365 dalam VR yang berupa aplikasi web progresif.

Layanan game streaming Microsoft, Xbox Cloud Gaming juga akan turut diintegrasikan ke perangkat VR Meta. Microsoft mengungkapkan bahwa fitur ini kemungkinan baru akan diluncurkan beberapa bulan mendatang.

Kerja sama dari kedua belah pihak dilakukan setelah Micosoft menyetop program sofware and hardware Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) bikinannya, termasuk headset HoloLens dan Windows Mixed Reality, platform VR di Windows 10.

Dilansir dari Tech Crunch, HoloLens generasi ketiga yang semula bakal mengajak Samsung sebagai mitra juga dibatalkan. Kendati begitu, Microsoft tampaknya menunjukkan upaya dan minat yang besar untuk menciptakan perangkat lunak metaverse.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://idtheftquiz.org/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idtheftquiz.org/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Comment