Operasi Zebra Dimulai 3 Oktober, 14 Pelanggaran Berikut Diincar Polisi

idtheftquiz.org/ – Operasi Zebra 2022 resmi digelar mulai 3 hingga 16 Oktober 2022 yang bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan bahwa perilaku berlalu lintas masyarakat mencerminkan kemajuan suatu bangsa.

“Cerminan dari kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari berlalu lintasnya. Karena dengan berlalu lintas, kita dapat melihat tertib, disiplin, dan ketaatan suatu masyarakat,” kata Firman.

Menurutnya, dalam Operasi Zebra 2022 ini pihaknya akan melibatkan 3.070 personel selama 14 hari ke depan melalui kerja sama lintas sektor.

“Melalui kerja sama lintas sektoral yang telah terbangun selama ini saling memiliki keyakinan bahwa Operasi Zebra 2022 akan mampu mencapai target yang diharapkan,” ujar Firman dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News pada 3 Oktober 2022.

Adapun 14 sasaran utama yang dibidik dalam Operasi Zebra 2022 sebagai berikut:

1. Melawan arus lalu lintas

Pelanggaran melawan arus lalu lintas sudah diatur berdasarkan Pasal 287 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan sanksi denda maksimal Rp500.000.

2. Berkendara sembari mabuk

Pelanggaran berkendara di bawah pengaruh alkohol sudah diatur dalam Pasal 293 UU LLAJ dan sanksi denda maksimal Rp750.000.

3. Bermain ponsel HP saat mengemudi

Pelanggaran menggunakan ponsel ketika mengemudi sudah diatur dalam Pasal 283 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp750.000.

4. Tidak menggunakan helm SNI

Pelanggaran mengendarai sepeda motor tidak menggunakan helm SNI sudah diatur dalam Pasal 291 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp250.000.

5. Mengemudi kendaraan dengan tidak mengenakan sabuk pengaman

Pelanggaran tidak mengenakan sabuk pengaman ketika mengemudi diatur dalam Pasal 289 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp250.000.

6. Melebihi batas kecepatan

Pelanggaran berkendara melebihi batas kecepatan diatur dalam Pasal 287 ayat 5 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp500.000.

7. Anak bawah umur berkendara dan tidak memiliki SIM

Pelanggaran anak bawah umur berkendara dan tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp1 juta.

8. Sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang

Pelanggaran sepeda motor berboncengan lebih dari 1 orang diatur dalam Pasal 292 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp250.000.

9. Menggunakan mobil yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan

Pelanggaran menggunakan kendaraan bermotor roda 4 atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan sudah diatur dalam Pasal 286 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp500.000.

10. Menggunakan sepeda motor dengan perlengkapan yang tidak standar

Kendaraan bermotor roda 2 dengan perlengkapan yang tidak standar sudah diatur dalam Pasal 285 ayat 1 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp250.000.

11. Kendaraan bermotor tidak dilengkapi STNK

Kendaraan bermotor roda dua atau empat yang tidak dilengkapi dengan surat tanda nomor kendaraan (STNK) sudah diatur dalam Pasal 288 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp500.000.

12. Kendaraan bermotor yang melanggar marka/bahu jalan

Pengemudi kendaraan bermotor yang melanggar marka atau bahu jalan sudah diatur dalam Pasal 287 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp1 juta.

13. Kendaraan bermotor yang memasang sirine yang tidak sesuai peruntukannya khususnya plat hitam

Pelanggaran kendaraan bermotor yang memasang rotator dan sirine yang tidak sesuai peruntukannya khususnya plat hitam diatur dalam Pasal 287 ayat 4 dengan sanksi kurungan maksimal 1 (satu) bulan atau denda Rp250.000.

14. Penertiban kendaraan yang memakai plat dinas/rahasia.

Menggunakan kendaraan dengan plat dinas/rahasia tidak bisa sembarangan. Hanya pihak tertentu saja yang bisa menggunakannya dan tentunya berkaitan dengan kepentingan publik.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://idtheftquiz.org/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idtheftquiz.org/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Comment