NASA Temukan ‘Bumi Super’, Lebih Layak Huni Dari Sekarang?

idtheftquiz.org/ – Para astronom yang bekerja di Transiting Exoplanet Survey Satellite NASA baru-baru ini menemukan beberapa planet yang mengorbit di zona layak huni bintang induknya. Temuan ini setelah para astronot rutin mencari planet yang mengorbit di luar tata surya atau exoplanet.

Dilansir dari space.com, salah satu exoplanet 30% lebih besar dari Bumi dan mengorbit dalam waktu kurang dari tiga hari. Selain itu, ada juga exoplanet yang 70% lebih besar dari Bumi dan mungkin menampung lautan dalam.

“Kedua exoplanet ini adalah super-Bumi atau lebih besar dari Bumi tetapi lebih kecil dari raksasa es seperti Uranus dan Neptunus,” tulis space.com, dikutip Sabtu (8/10/2022).

Para ilmuwan menyebut kebanyakan super-Bumi mengorbit bintang kerdil dingin, yang massanya lebih rendah dan hidup lebih lama dari matahari.

Adapun terdapat ratusan bintang kerdil untuk setiap bintang seperti Matahari, dan para ilmuwan menemukan super-Bumi super yang mengorbit 40% dari bintang kerdil tersebut.

“Dengan menggunakan angka itu, para astronom memperkirakan bahwa ada puluhan miliar super-Bumi di zona layak huni di mana air cair bisa ada di Bima Sakti saja. Karena semua kehidupan di Bumi menggunakan air, air dianggap penting untuk kelayakhunian,” tulis space.com.

Berdasarkan proyeksi saat ini, sekitar sepertiga dari semua exoplanet berupa super-Bumi dan menjadikannya jenis planet ekstrasurya yang paling umum di Bima Sakti. Untuk jarak super-Bumi yang terdekat hanya 6 tahun cahaya dari Bumi.

Alasan lain mengapa Bumi super adalah target ideal dalam pencarian kehidupan adalah karena lebih mudah dideteksi dan dipelajari daripada planet seukuran Bumi.

Lebih lanjut, para astronom menggunakan dua metode dalam mendeteksi exoplanet. Pertama adalah mencari efek gravitasi planet pada bintang induknya. Kedua adalah mencari peredupan singkat cahaya bintang saat planet lewat di depannya.

Para peneliti telah membuat daftar atribut yang membuat planet sangat kondusif untuk kehidupan. Planet yang lebih besar cenderung aktif secara geologis, fitur yang menurut para ilmuwan akan mendorong evolusi biologis.

“Jadi planet yang paling layak huni akan memiliki massa kira-kira dua kali lipat Bumi dan volumenya antara 20% dan 30% lebih besar,” tulisnya.

Volume tersebut juga akan memiliki lautan yang cukup dangkal bagi cahaya untuk merangsang kehidupan sampai ke dasar laut dengan suhu rata-rata 77 derajat Fahrenheit (25 derajat Celcius). Selain itu, akan planet akan memiliki atmosfer lebih tebal daripada Bumi yang akan berguna sebagai selimut isolasi.

Sehingga, planet akan mengorbit bintang yang lebih tua dari Matahari untuk memberikan kehidupan lebih lama dan memiliki medan magnet yang mampu melindungi dari radiasi kosmik. Menurut para ilmuwan, gabungan atribut-atribut ini akan membuat planet menjadi sangat layak huni.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cnbcindonesia.com. Situs https://idtheftquiz.org/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idtheftquiz.org/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Comment