Meta Rilis Headset VR Quest Pro, Harga Rp 23 Jutaan

idtheftquiz.org/ – Meta telah resmi meluncurkan perangkat virtual reality ( VR ) bikinannya, Meta Quest Pro . Perangkat ini merupakan anggota baru dari jajaran headset VR Quest. Sebelumnya, perusahaan meluncurkan headset VR juga, VR Oculus Quest 2 pada 2020 lalu.

Sebagai anggota baru, perangkat ini hadir dengan sejumlah spesifikasi dan fitur yang baru. Misalnya, hadir dengan mengandalkan prosesor, layar, desain bodi, pengontrol perangkat, hingga kamera yang serba baru.

Dikutip KompasTekno dari The Verge, perangkat ini sudah bisa dipesan di 22 negara. Namun tidak dirincikan negara mana saja yang dimaksud. Pengiriman perangkat bakal mulai dilakukan pada 25 Oktober 2022 nanti.

Perangkat VR terbaru Meta akan dijual seharga 1.499 dollar AS atau setara dengan Rp 23 jutaan (kurs Rp 15.381). Dengan harga yang terbilang tinggi, Meta menawarkan perangkat VR tersebut sebagai perangkat untuk menunjang produktivitas.

Untuk lebih rincinya, berikut adalah spesifikasi dari VR Meta Quest Pro yang diluncurkan Meta, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Rabu (12/10/2022).

Spesifikasi VR Meta Quest Pro

Secara desain, VR Quest Pro mirip dengan pendahulunya, VR Quest 2. Hanya saja di bagian lensa depan, VR Quest Pro hadir dengan bodi yang lebih tipis. Berdasarkan klaim Meta, perusahaan telah memangkas 40 persen ukuran lensa depan dari VR Quest 2.

Apabila dilihat dari atas, perangkat ini memiliki bentuk yang menyerupai cincin yang “empuk” karena terdapat bantalan pada bagian atas dan bawahnya. Sementara itu, di bagian bawah yang dirancang cukup tebal karena Meta telah memindahkan baterai ke bagian belakang perangkat.

Perangkat tersebut dibekali layar mini berpanel LCD dengan resolusi 1.800×1.920 piksel per mata. Meski memiliki spesifikasi yang sama dengan pendahulunya, perusahaan mengklaim bahwa headset terbarunya telah mengalami peningkatan 75 persen gambar yang lebih kontras dan 10 persen lebih jelas.

Adapun terdapat dua fitur utama yang dihadirkan Quest Pro kali ini. Fitur pertama adalah terdapat satu set kamera yang menghadap ke wajah pengguna untuk melacak pergerakan mata.

Sehingga sistem akan lebih mudah melacak eskpresi wajah pada avatar Meta, seperti tersenyum, mengedipkan mata, mengangkat alis. dan sebagainya.

Fitur kedua bernama video passthrough. Fitur tersebut akan mengandalkan empat kamera di perangkat yang merekam situasi di dalam ruangan, sehingga dapat menghasilkan video dengan resolusi yang tinggi.

Dengan fitur tersebut, kamera yang merekam situasi dalam ruangan akan di-render ke dalam headset, sehingga pengguna dapat melihat keseluruhan ruangan saat memakai headset. Di sana, pengguna dapat memindahkan/menempatkan objek secara virtual melalui headset tersebut.

Sementara itu, pengontrol gerakan juga mendapat perombakan. Awalnya, fitur pelacakan terletak di bagian atas headset, tetapi sekarang sistem pengontrol menggunakan empat kamera untuk melacak gerakan.

Perusahaan juga merombak ulang aspek daya tahan perangkat. Alat pengontrol sebelumnya mengandalkan baterai AA bawaan (built-in battery), tetapi sekarang pengguna dapat mengisi daya baterai pengontrol, bersama dengan headset melalui port yang tersedia.

Untuk menunjang performa Meta Quest Pro, perangkat ditenagai oleh chipset besutan Qualcomm, Snapdragon XR2+. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM 12 GB dan media penyimpanan sebesar 256 GB. Perangkat turut dibekali fitur pelacakan mata.

Di segi ketahanan, perangkat diklaim mampu bertahan selama 1-2 jam. Durasi pemakaian menjadi lebih sedikit dibanding Quest 2 yang diklaim dapat bertahan 2-3 jam.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://idtheftquiz.org/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idtheftquiz.org/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Comment