Kuat Maruf Punya Andil Bunuh Brigadir J, Surat Dakwaan JPU atas Ferdy Sambo Cs Bongkar Perannya

idtheftquiz.org/ – Sejauh ini, penyidikan menunjukkan Kuat Maruf tidak memiliki kontak dengan pistol yang menewaskan Brigadir J alias Nopriansyah Yoshua Hutabarat.

Ikut ditersangkakan sebagaimana Ferdy Sambo dan Bharada E yang memegang kendali senjata, akhirnya peran dari sopir keluarga Sambo itu terbongkar ke permukaan.

Dari surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang dapat dilihat dari SIPP Pengadilan Negeri ( PN ) Jakarta Selatan , Rabu, 12 Oktober 2022, Kuat dikatakan ikut andil dalam mendesak Putri Candrawathi .

Jelasnya, dalam kasus pembunuhan Yoshua tersebut, Kuat diketahui sempat desak istri dari Ferdy Sambo itu, untuk melaporkan Brigadir J kepada suaminya.

Baca Juga: Terkait Video Rizky Billar Lemparkan Bola Biliar ke Lesti Kejora, Polisi: Salah Satu Alat Bukti

Dalam surat tersebut dikatakan, Putri meminta Bripka Ricky Rizal memanggil Yosua, kemudian bertemu dengan Yoshua di kamarnya.

Di ruangan lantai dua rumah Magelang milik Sambo tersebut, keduanya tak ditemani sesiapa lagi, alias hanya berdua selama 15 menit di dalam kamar.

Masih dari sumber kutipan surat dakwaan JPU, Kuat Maruf dikatakan mendesak Putri supaya mengadukan perbuatan Yoshua kepada Ferdy Sambo .Dalam hal ini, Kuat diyakini memprovokasi Putri untuk melapor, meski tidak mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi antara Putri dan Yoshua .

Baca Juga: Kenali Penyakit Eksim, Gejala hingga Cara Pengobatannya

“Saksi Kuat Ma’ruf mendesak Saksi Putri Candrawathi untuk melapor kepada Terdakwa Ferdy Sambo dengan berkata: ‘Ibu Harus Lapor Bapak, biar di rumah ini tidak ada duri dalam rumah tangga ibu’, meskipun saat itu saksi Kuat Ma’ruf masih belum mengetahui secara pasti kejadian yang sebenarnya,” kata JPU.

Sebelumnya, tanpa penjelasan perihal pemantik keributan, di awal dakwaan jaksa sudah menjelaskan adanya cekcok mulut antara Yoshua dan Kuat.

Ricky Rizal dan Richard Eliezer alias Bharada E sempat menyaksikan pertengkara itu, namun tak ada rincian tindakan keduanya setelah obrolan Yoshua -Putri selama 15 menit.

Baca Juga: Pengakuan Penjual Dawet Hoaks Tragedi Kanjuruhan: Demi Allah Saya Tidak Ada Settingan, Tidak Ada Suruhan

“Pada awalnya Kamis, 7 Juli 2022, sekira sore hari terjadi suatu peristiwa di rumah Terdakwa Ferdy Sambo yang beralamat di Perum Cempaka Residence Blok C III Jalan Cempaka, Kelurahan Banyu Rojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang , terjadi keributan antara Korban Nopriansyah Yosua Hutabarat dengan Saksi Kuat Ma’ruf,” tulis petikan itu.

Untuk diketahui, sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J dengan tersangka utama Ferdy Sambo Cs akan digelar pekan depan dengan transparan

Awak media dan publik difasilitasi untuk menyaksikan secara langsung, peradilan paling ditunggu-tunggu di empat bulan terakhir ini. ***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://idtheftquiz.org/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idtheftquiz.org/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Comment