Buntut Tragedi Kanjuruhan, 20 Orang Ajukan Permohonan Perlindungan ke LPSK

idtheftquiz.org/ – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ( LPSK ) mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima 20 permohonan perlindungan dari orang-orang yang terkait dengan tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan , Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu.

Berdasarkan keterangan Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution, 20 pemohon tersebut terdiri dari 14 laki-laki dan enam perempuan. Adapun, tiga di antara pemohon itu masih berstatus pelajar.

“Permohonan yang masuk ke LPSK sampai hari ini sudah ada yang masuk 20 permohonan. Dari 20 permohonan itu, 14 di antaranya adalah laki-laki dan enam perempuan,” katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Kamis, 13 Oktober 2022.

“Dari 20 ini, yang sudah di BAP (berita acara pemeriksaan) sebagai saksi itu ada dua. Ini kira-kira gambaran tentang pemohon yang sudah mengajukan permohonan ke LPSK untuk menjadi terlindung,” ujarnya, melanjutkan penjelasan.

Sebelumnya, Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi juga telah menjelaskan bahwa terdapat sejumlah korban dan saksi yang mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK .

“Ya, ada suporter, ada tenaga medis, suporter itu yang menyaksikan, ada yang jadi korban dibawa ke rumah sakit,” ucapnya.

Lebih lanjut, Edwin mengimbuhkan bahwa sejumlah pihak tersebut mengajukan permohonan perlindungan lantaran bersedia untuk dimintai keterangan atas Tragedi Kanjuruhan .

“Ada kebutuhan azas praduga, ada kesediaan menjadi saksi dalam perkara ini,” tuturnya.

“Kami juga merekomendasikan ke Polda Jawa Timur kalau memang dibutuhkan, mereka siap dimintai keterangannya,” katanya, melanjutkan.

Hingga saat ini, pihak LPSK juga turut mengawal pengusutan tragedi Kanjuruhan tersebut. Diketahui, LPSK telah mengantongi 32 rekaman CCTV yang terdapat di Stadion Kanjuruhan .

Sebagai informasi, dalam Tragedi Kanjuruhan tersebut, pihak Kepolisian pun telah menetapkan enam tersangka di antaranya adalah Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris dan petugas keamanan Steward Suko Sutrisno.

Selain itu, ada pula Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, dan Komandan Kompi Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman.

Nantinya, pihak Kepolisian akan melakukan pemeriksaan kembali terhadap sejumlah tersangka tersebut.

Tak hanya itu, Polri juga akan melayangkan panggilan untuk pihak penyiaran Indosiar yang memiliki hak siar atas laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang menyebabkan tragedi Kanjuruhan.

“Karena minggu depan ada beberapa tambahan lagi yang akan diperiksa. Direktur Operasional LIB, kemudian Deputi Security and Safety PSSI, kemudian dari pihak Indosiar, dan general coordinator panitia pelaksana.” ujar Kepada Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://idtheftquiz.org/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idtheftquiz.org/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Comment