3 Oknum Polisi di Medan 10 Kali Rampok Warga Sipil, Kini Nasibnya di Ujung Tanduk

idtheftquiz.org/ – Sebanyak 3 oknum polisi yang terlibat kasus perampokan sepeda motor milik warga Medan telah dijatuhi hukuman pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat oleh Komisi Kode Etik Polri Propam Polda Sumatera Utara.

Ketiga oknum polisi itu adalah Bripka A, Bripka B, dan Briptu H. Mereka merupakan personel Sat Samapta Polrestabes Medan .

Kasubbag Yanduan Polda Sumatera Utara Kompol Asmara Jaya membenarkan adanya pemecatan terhadap ketiga oknum polisi terdrbut.

Sidang kode etik ketiga anggota polisi itu sudah digelar di Propam Polda Sumut pada Selasa, 11 Oktober mulai siang hingga malam hari.

Ketika sidang kode etik itu berlangsung, terungkap bahwa ketiga oknum polisi tersebut mengaku lebih dari 10 kali terlibat dalam kasus perampokan.

“Ketiga oknum anggota polisi itu diberhentikan tidak hormat,” kata Asmara.

Asmara juga mengatakan bahwa ketiga anggota polisi tersebut telah melakukan perbuatan tercela dan mencoreng nama baik institusi Polri .

“Kami menuntut supaya di PTDH karena memang perbuatannya tercela dan melanggar kode etik ,” ujarnya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada 13 Oktober 2022.

Lebih lanjut, Asmara menambahkan bahwa ketiga oknum polisi tersebut sempat mengajukan banding atas keputusan pemecatan itu.

Sebelumnya, Polrestabes Medan telah memberikan tindakan tegas terhadap 3 personel polisi itu setelah terbukti melakukan percobaan perampokan sepeda motor milik warga di Jalan Gatot Subroto Medan , Sumatera Utara.

“Ketiga polisi itu telah ditangkap dan ditahan dalam tempat (sel) khusus/patsus, kemudian ditangani Propam Polda Sumut untuk penanganan etika serta tindak pidananya ditangani Sat Reskrim Polrestabes Medan ,” kata Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Hadi menyebutkan bahwa ketiga polisi tersebut ditangkap atas laporan Uliarti br Tarigan yang merupakan warga Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Modus operandi komplotan pencuri sepeda motor itu menjaring korbannya yang menjual sepeda motor melalui media sosial Facebook.

Pelaku mengajak korban untuk bertemu, kemudian menuduh sepeda motor yang dijual itu bodong.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://idtheftquiz.org/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idtheftquiz.org/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Leave a Comment